Mansion (Part 2)

Wow, aku merinding hebat.
Supir yang mencurigakan, mansion yang mengerikan, maid yang tiba – tiba menghilang dan sepucuk surat yang juga mencurigakan.
Entah apalagi setelah ini yang bisa membuat jantung kami berolahraga dengan terpaksa.

“Sebentar, biar aku lihat keluar. Mungkin kita bisa bertanya dengan supir itu.”
Saranku sambil berlalu menuju pintu keluar.

Kuputar kenopnya. What?

Its f*king locked.”
Umpatku kesal.
“Mungkin.. sebaiknya kita langsung pergi saja dari sini.”
Matt berusaha untuk tidak terlihat takut, namun sebenarnya justru jelas terlihat dia gemetaran dan ingin segera kabur dari tempat ini.

“Pintunya terkunci. Kuncinya tidak ada disana, sebaiknya kita temui langsung Helena ini, dan setelah itu minta Helena untuk mengeluarkan kita dari sini.”
Shannon memaksa.

“Setelah apa yang kita alami sejauh ini kau lebih memilih mencari Helena daripada mencari cara untuk keluar dari sini? Are you serious?”
Tanya Matt gusar.
“Ya. sepertinya itu lebih baik. Agar semuanya juga menjadi jelas.”

“Aku setuju dengan Shannon.”
Tomo mengangguk pelan. Dan aku juga mengangguk pertanda menyetujui permintaan kakak ku.

“Baiklah. Kita berpencar.”
Ajak Matt dengan ragu.

Kami pergi ke arah yang berlawanan. Aku bersama Matt, dan Shannon dengan Tomo.

Aku dan Matt menyusuri lorong dan berakhir di sebuah aula yang besar. Hanya ada satu buah meja yang kulihat terbuat dari kayu jati berbentuk persegi panjang dengan beberapa kursi menemani meja itu.
Tapi tempat ini jauh lebih bersih dibandingkan saat kami baru memasuki Mansion ini. Baunya juga bukan bau yang sama dengan mobil dan ruangan itu. Disini lebih segar dan wangi.

Aku melangkahkan kaki ke sebuah pintu dan memasukinya. Lagi – lagi lorong panjang yang kutemui. Dan ada banyak pintu disini.

“Banyak sekali pintu, mana yang sebaiknya kita masuki lebih dulu, Matt?”
Tanya ku menoleh, dan Matt tidak ada disana.

“Matt? Masih di aula ya?”

Aku membuka pintu yang tadi aku masuki dari aula itu. Dan apa yang kujumpai sangat membuatku terkaget.
Aula itu tidak ada disana. Hanya sebuah ruangan kecil dengan sebuah kursi.

“Hah?”

(Matt Point of View)

“Jared? Heey Jared?”

Aku setengah berteriak memanggil Jared yang tiba – tiba menghilang. Belum semenit lalu kami memasuki aula ini. Dan tiba – tiba dia sudah tidak ada. Padahal aku benar – benar tidak melihatnya pergi.
Aku membuka beberapa pintu yang terdapat di aula ini. Semuanya hanya ruangan kosong yang tidak ada furniture apapun di dalamnya. Membuatku sangat bingung. Tiba – tiba ada seseorang yang menyapaku dengan suara yang sangat aku kenal. Benar – benar sangat aku kenal.

Aku menoleh dan tercengang.

“Kau…?”

(Shannon Point of View)

Kami berdua menginjakkan kaki di lantai atas. Ada sebuah ruangan besar dengan sofa – sofa yang tertata rapi dan sebuah meja dengan mesin ketik diatasnya. Beberapa meter dari ruangan itu ada lorong dengan pintu – pintu yang bernomor. Aku mengecek kunci kamarku dan kulihat itu bertuliskan angka 5366. Aku memasuki lorong tersebut dan menemukan pintu dengan angka yang sama dengan kunci yang kupegang sekarang.

Oh, kamar ku ya?’
Pikirku.
Hey Tomo, I’ve found my room ! mungkin Helena itu menunggu ku disini !”
Aku berucap riang dan menoleh ke arah Tomo yang sekarang tidak ada di manapun.
“Tomo? Kau dimana?”

Mungkin dia pergi ke tempat lain. Tapi kenapa dia tidak mengajakku?
Tiba – tiba aku digelayuti perasaan aneh. Sungguh tidak enak. Firasat ku mengatakan seharusnya aku dan teman – temanku tidak pernah datang kemari.

Here..”

Aku terdiam mendengar sebuah suara dari arah lorong yang rasa – rasanya semakin gelap.

Get out of here before its too late..”

Suara wanita.

GET OUT OF HERE OR YOU AND YOUR FRIENDS DIE !!!!!”

Tiba – tiba ada angin besar yang menghempaskan tubuhku keras ke tembok seiring dengan suara teriakan wanita itu.
Aku berani bersumpah, sesaat aku melihat seorang wanita berambut pirang dengan darah di sekujur tubuhnya.
Aku berkeringat dingin, kebingungan, gemetaran, ketakutan terduduk di lantai.

Oh my God. What was that?

– TBC –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s